Aku selalu
mellihatnya di taman dekat rumah
Diringi suara
petikan gitar yang entah darimana
Tapi, suara petikan
gitar itu selalu ada saat bulan sabit muncul
Ketika bulan
purnama muncul
Aku iseng melihatnya
di taman dekat rumah
Tapi suara
petikan gitar itu tidak terdengar lagi
Dan ketika
bulan sabit itu muncul lagi setelah sekian lama
Karena
adanya hujan,
Tiba-tiba
kau muncul membawa gitar
Di bawah
sinar bulan sabit yang hanya terpancar sedikit
Kamu
tersenyum ke arahku
Dengan gigi berderet
rapi dengan mata sipit seperti bulan sabit
Kini aku tahu
siapa yang selama ini memetik gitar
Saat bulan
sabit ada di langit
Itu kamu,
pria dengan mata sipit seperti bulan sabit jika tersenyum
Aku tahu
mengapa kamu hanya muncul saat bulan sabit ada
Karena mata
sipitmu itu jika tersenyum terlihat seperti bulan sabit
Aku suka
bulan sabit
Aku pun
sepertinya suka matamu yang jika tersenyum terlihat seperti bulan sabit
Tapi
sepertinya aku bukan hanya menyukai matamu saja yang terlihat seperti bulan
sabit itu
Tidak ada komentar :
Posting Komentar