Kini aku tak tahu keadaanmu bagaimana. Aku tak tahu kau tinggal dimana. Setelah sekian tahun tidak bertemu, mungkin kau akan lupa akan wajah anakmu. Terakhir kau mengirimkan surat padaku, saat aku berumur 12 tahun. Kini usiaku sudah menginjak 17 tahun. Sudah lama sekali, bukan? Iya, hari ini aku ulang tahun. Apa kau ingat? Dulu jika ulang aku berulang tahun, kita merayakannya secara kecil-kecilan. Setelah kau pisah dengan Ibu, saat aku berulang tahun kau mengirmkan kado dan sebuah kartu ucapan. Tapi sealama 5 tahun kebelakang, aku tidak pernah mendapatkan itu lagi. Apa kau tidak ingat?
Di dalam semua tulisan ini belum tentu itu aku dan belum tentu itu kamu. Dan semua tulisan ini bukan seluruhnya kisah nyata.
Selasa, 12 November 2013
Jumat, 01 November 2013
Malaikatku
Setiap aku pergi sekolah, aku selalu melihatmu sedang bersiap-siap
berjualan nasi uduk. Parasmu yang cantik, dan senyummu yang indah selalu
teringat dalam benakku. Saat aku pulang sekolah, kadang aku melihatmu sedang
melamun. Entah kau melamun, memikirkan apa. Apakah kau memikirkanku? Apakah kau
merindukanku? Andai kau tahu, aku sungguh merindukanmu…
Dulu saat aku kecil, kau mengarjkanku berbicara, menulis, bernyanyi
dan menari. Dengan kesederhanaanmu, kau selalu membuatku hangat dan nyaman
layaknya malaikat yang selalu melindungiku. Kau menyekolahkanku di sebuah
sekolah dasar yang diidam-idamkan oleh seluruh anak walaupun dengan
keterbatasan biaya. Setiap pagi, kau selalu menyiapkan sarapan, membuatkan
bekal dan bahkan kau mengantarku kesekolah.
Langganan:
Komentar
(
Atom
)